Selasa, 27 Februari 2018

Jangan Ragu Untuk Menyapa


"Kita tetap bersama yah, dan jangan pernah berubah"
Saat mengucapkannya kita lupa bahwa waktu bisa merubah segalanya. Aku jadi kembali teringat pada sebuah ungkapan "Jangan berjanji jika tidak bisa menepati".

Aku, yang murid pindahan dari salah satu sekolah dijakarta, awalnya tidak terlalu menyukai teman-teman baruku. Mereka sering iseng. Namun saat aku mengadu pada ibuku, beliau berkata "Ngga apa-apa, nanti akan ada teman yang baik"
Rasanya aku selalu ingin kembali ke rumah dan sekolah ku dijakarta, tapi Ibu bilang "sekarang rumah dan sekolah mu disini, jadi kamu harus terbiasa dan suka berada disini"

Ibu benar, seiring berjalannya waktu, aku mulai terbiasa dan suka karena sudah punya beberapa teman. Ada salah satu dari mereka yang namaku dan namanya hanya beda satu dari empat huruf. Kami sering disebut 'anak kembar', dan disamakan dengan si kembar dari serial Tsubasa, 'Tachibana'. Anak 90'an pasti tahu siapa mereka :-) .

Rumah teman-temanku itu tidak jauh dari rumahku, karenanya mudah saja bagi kami untuk bertemu dan berkumpul. Meski awalnya bukan karena suka, aku putuskan tetap berada disekolah yang sama untuk melanjutkan tingkat menengah pertama hingga tingkat atas ku. Alasannya, aku adalah salah satu type orang yang tidak terlalu suka untuk sering memulai kembali dari awal untuk sebuah hubungan. Aku lebih suka menjaga yang sudah terjalin.

Dari lima orang, menyusut menjadi empat orang yang kembali bertemu disekolah menengah pertama. Tapi aku dengan satu temanku yang terpisah itu sering menjalin komunikasi lewat surat. Tentu saja kerena saat itu handphone belum sedominan saat ini.

to be continue,

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Jangan Ragu Untuk Menyapa

"Kita tetap bersama yah, dan jangan pernah berubah" Saat mengucapkannya kita lupa bahwa waktu bisa merubah segalanya. Aku jadi...